Pengaruh Transformasi Digital Terhadap Keberlanjutan Usaha Mikro di Kabupaten Bima
Keywords:
Transformasi Digital, Keberlanjutan Usaha, Usaha MikroAbstract
Transformasi digital telah menjadi pendorong utama perubahan struktur ekonomi pada sektor usaha mikro di berbagai wilayah berkembang, termasuk Kabupaten Bima. Perubahan ini ditandai oleh meningkatnya pemanfaatan teknologi digital dalam pemasaran, operasional, dan manajemen usaha yang berkontribusi pada peningkatan efisiensi dan daya saing. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh transformasi digital terhadap keberlanjutan usaha mikro di Kabupaten Bima dengan mempertimbangkan faktor adopsi teknologi, kapasitas sumber daya manusia, dan dukungan ekosistem digital. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap pelaku usaha mikro yang telah atau sedang mengadopsi teknologi digital dalam kegiatan bisnisnya. Data dianalisis menggunakan regresi linear untuk menguji hubungan antara transformasi digital dan keberlanjutan usaha mikro yang diukur melalui aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi digital memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keberlanjutan usaha mikro. Pelaku usaha yang mampu mengintegrasikan teknologi digital dalam strategi bisnis menunjukkan peningkatan stabilitas pendapatan, perluasan pasar, serta efisiensi operasional yang lebih baik. Faktor pendukung utama meliputi literasi digital, akses infrastruktur teknologi, dan dukungan kebijakan pemerintah daerah. Namun demikian, masih ditemukan hambatan berupa keterbatasan keterampilan digital dan ketimpangan akses teknologi antarwilayah. Temuan ini menegaskan bahwa transformasi digital merupakan faktor strategis dalam memperkuat keberlanjutan usaha mikro di daerah berkembang seperti Kabupaten Bima.











